Menjaring Pendapat Perempuan Muda Melalui Millenial Thinking

37

Millenial Thinking adalah kegiatan yang diinisiasi untuk berbagi informasi terkait isu perkawinan anak dengan melibatkan millenial dan genZ untuk berbagi pengetahuan dan pendapatnya sebagai salah satu metode populer feminis education. Menjaring pendapat, pandangan dan pengalaman perempuan muda sebagai sumber informasi. Melalui pendapat perempuan muda secara tidak langsung melakukan edukasi tentang pencegahan perkawinan anak

Episode 1 pertanyaan yang diusung terkait “Menurutmu apa dampak Perkawinan anak?” yang diposting pada 17 Febuari 2021 dan ditanggapi 3 Akun serta disukai sebanyak 40 akun.

  • @_bktyuu, Anak belum bisa mengendalikan ego, memikul tanggungjawab, dan berisiko pada kesehatan anak perempuan
  • @milaauliya, Melanggar UU No. 16 tahun 2019 dan hak-hak anak. Kemiskinan ekonomi, masalah psikologis, dan anak putus sekolah
  • @ruyatunhasanah, Berpotensi mengalami KDRT, Perceraian, pekerja anak, menambah angka kematian ibu dan anak, HIV/Aids dan kurangnya jaminan masa depan.

Episode 2, diposting pada 3 Maret 2021 dengan pertanyaan “Menurut kamu gimana sih caranya untuk mencegah perkawinan anak?”. Disukai: 37, Komentar: 1, Dibagikan: 0, Disimpan: 0 Link Poster https://www.instagram.com/p/CL9KNuvAFV7/. Terdapat 4 partisipan 4/4 jawaban yang berhasil dihimpun dalam episode ini.

  • @feministevent_, Mensosialisasikan UU Perkawinan terkait kenaikan batas usia minimal menikah, pendidikan kespro yang komprehensip, menciptakan lingkungan supportif yang ramah perempuan, memberdayakan perempuan, perketat dispensasi perkawinan
  • @gitsnaaa_, edukasi akibat perkawinan anak
  • @arif_anggri427, Membuat komunitas yang dapat memicu potensi anak, bekerjasama dengan lembaga perlindungan, buat penggalian bakat, parenting
  • @_bktyuu, Mengkampanyekan PUP, membangun peer groub

Link jawaban https://www.instagram.com/p/CMB8qkCgRoS/. Postingan ini disukai: 32, komentar: 2, dibagikan : 0, disimpan: 4

Episode 3 “Menurut kamu apa sih penyebab perkawinan anak?” Disukai: 43, Komentar 1, Dibagikan: 0, Disimpan: 0 Link Poster https://www.instagram.com/p/CMPA_wKAN55/ Partisipan 5 / 5 jawaban. Link jawaban https://www.instagram.com/p/CMeXA9BgPlR/ Disukai: 35, Komentar: 1, Dibagikan: 5, Disimpan: 3

  • @dianaberliyani, Minimnya perhatian keluarga terhadap anak, pendidikan anak, stigma masyarakat, faktor ekonomi untuk mengurangi beban keluarga
  • @indhsntka, minimnya pendidikan terkait bahaya perkawinan anak, faktor ekonomi dan budaya, terbatas waktu antara orang tua dan anak
  • @rifkanovitariaa, faktor ekonomi, adat, kehamilan yang tidak diinginkan, paksaan orang tua
  • @arif_anggri427, minim informasi terkait HKSR, informasi terkait seksualitas masih dianggap tabu, anggapan dan kekhawatiran zina, lingkungan yang mendukung praktek perkawinan anak